Rabu, 12 April 2017

CALON JAMAAH HAJI 2017, MEMPERSIAPKAN PEMERIKSAAN KESEHATAN DAN KEBUGARAN TAHAP I

CALON JAMAAH HAJI 2017, MEMPERSIAPKAN PEMERIKSAAN KESEHATAN DAN KEBUGARAN TAHAP I



PEMERIKSAAN KEBUGARAN CJH 2017 TAHAP I


Kesehatan adalah modal dalam perjalanan ibadah haji, tanpa kondisi kesehatan yang memadai niscaya pencapaian ritual peribadatan menjadi tidak maksimal. Oleh karena itu setiap jamaah calon haji harus memiliki kemampuan fisik yang memadai (Sehat dan Bugar). Sejurus dengan itu maka kebijakan penyelenggaraan kesehatan  haji dengan manajemen risiko adalah upaya untuk dapat mengelola segenap permasalahan kesehatan dari masing-masing jamaah calon haji melalui tahapan upaya pemeriksaan dan pembinaan yang diselenggarakan sedini mungkin.

 
PENDAMPINGAN KONSELING KESEHATAN OLAHRAGA CJH

Kabupaten lumajang telah menyelesaikan tes kebugaran haji tahap I yang di laksanakan rutin tiap tahun dengan tingkat partisipasi minimal 90%, seluruh peserta atau calon jemaah haji sudah melakukan tes dengan semangat dan penuh antusias hal ini ditunjukkan dengan kesiapan peserta dengan memakai pakaian dan sepatu olahraga yang benar.

Dari 25 puskesmas yang ada di kabupaten lumajang kami melakukan tes kebugaran untuk calon jemaah haji di 10 titik di seluruh kabupaten lumajang mulai tanggal 06 maret 2017 sampai 18 Maret 2017 dengan total peserta yang mengikuti pemeriksaan sejumlah 593 orang. Kegiatan ini diawali dengan sosialisasi kesehatan dan kebugaran calon jamaah haji oleh Ibu Luluk Azizah, S.KM, M.Kes selaku Kepala UPT. BKOR-PIPPM Kab.Lumajang, yang mana beliau merupakan bagian dari tim PPIH Tahun 2016. Berikutnya sosialisasi Stretching (Peregangan) di dalam pesawat yang dipandu oleh instruktur BKOR-PIPPM.

 
EVALUSASI HASIL PEMERIKSAAN KEBUGARAN CJH
Tes keburagan di lakukan oleh tim dari BKOR dengan sistem 2 tim dengan 5-6 personil setiap tim, yang dibagi menjadi beberap kualifikasi mulai dari bagian pemeriksaan Status Gizi, BB, TT, LP (Indeks Masa Tubuh), Wawancara pra partisipasi untuk membedakan peserta Risti dan Sehat sebagai rujukan utuk melakukan tes kebugaran apakah Lari/Jalan cepat 1,6 Km atau Jalan 6 Menit. dan terakhir konsultasi evaluasi  kesehatan olahraga dan gizi.

Alhamdulillah kegiatan pemeriksaan Tes Kesehatan dan Kebugaran Tahap I berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala yang berarti.

DHARMA WANITA PERSATUAN KAB.LUMAJANG MELAKSANAKAN TES KEBUGARAN

DHARMA WANITA PERSATUAN KAB.LUMAJANG MELAKSANAKAN TES KEBUGARAN
RABU, 05 APRIL 2017

DHARMA WANITA PERSATUAN KAB.LUMAJANG

Demi mewujudkan masyarakat yang sehat, berkualitas dan produktif, Ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Lumajang, memulai kegiatan tes kebugaran Rockport/ Lari 1,6 Km. Bekerja sama dengan BKOR-PIPPM Kab.Lumajang sebagai pelaksana Tes Kebugaran, kegiatan ini dilaksanakan pada hari rabu tanggal 5 April 2017, bertempat di Lapangan Tenis Alun-alun Pemkab Lumajang pada pukul 16.00 WIB.

 
STRETCHING



TES ROCKPORT LARI/JALAN CEPAT 1,6 KM
Kegiatan diawali  dengan registrasi absensi peserta, berikutnya pemeriksaan BB, TB, LP (IMT), dan pembagian nomor dada. Sebelum melaksanakan Tes Lari 1,6 Km dengan Lintasan Alun-alun Pemkab, Ibu-ibu DWP diperiksa Denyut Nadi Awal (DN1), setelah itu baru dilaksanakan Stretching/peregangan yang dilakukan oleh Ahmad Rofik, S.Or yang merupakan mantan Insrtuktur BKOR, sekarang menjabat sebagai Kasi Pembinaan Pemuda di DISPORA Kab. Lumajang. Tes Lari 1,6 Km dengan Lintasan Alun-alun Pemkab Lumajang dibagi menjadi 2 Keloter, karena memang jumlah Ibu ibu yang mengikuti sebanyak 95 Orang. Setelah itu diperiksa lagi DN2.


PEMERIKSAAN DENYUT NADI


Alhamdulillah kegiatan ini berjalan dengan lancar, Semoga ini menjadi awal dan titik balik untuk mempromosikan akan pentingnya olahraga, demi terciptanya  masyarakat lumajang yang sehat dan bermartabat.

Amin Yaa Robbal Alamin.....

PENGUKURAN CJH 2017 KABUPATEN MAGETAN BERSAMA BKOR-PIPPM KAB.LUMAJANG

PENGUKURAN CJH 2017 KABUPATEN MAGETAN BERSAMA BKOR-PIPPM KAB.LUMAJANG

CALON JAMAAH HAJI KAB. MAGETAN 2017

Kesehatan adalah modal dalam perjalanan ibadah haji, tanpa kondisi kesehatan yang memadai niscaya pencapaian ritual peribadatan menjadi tidak maksimal. Oleh karena itu setiap jamaah calon haji harus memiliki kemampuan fisik yang memadai. Sejurus dengan itu maka kebijakkan penyelenggaraan kesehatan  haji dengan manajemen risiko adalah upaya untuk dapat mengelola segenap permasalahan kesehatan dari masing-masing jamaah calon haji melalui tahapan upaya pemeriksaan dan pembinaan yang diselenggarakan sedini mungkin.
 
CJH MELAKSANAKAN STRETCHING


Calon jamaah haji akan mendapatkan pemeriksaan kesehatan yang berfungsi sebagai alat untuk mengetahui status kesehatan dan tes kebugaran guna mengetahui kondisi fisik calon jamaah haji sebelum keberangkatan ke tanah suci, pemeriksaan kesehatan  tersebut dilakukan dua tahap, yakni tahap pertama dilaksanakan oleh tim Puskesmas dan tahap kedua dilakukan oleh tim kesehatan kabupaten.

 
TES ROCKPORT LARI/JALAN CEPAT 1,6 KM

Minggu 9 April 2017 bertempat GOR Kabupaten Magetan, Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan Tes Kebugaran bagi calon jamaah haji dengan jumlah peserta 300 orang. Pembukaan acara  oleh Kadinkes kab. Magetan dihadiri perwakilan dari dinas kesehatan provinsi, Dinkes Kab Magetan bekerjasama  dengan BKOR-PIPPM Kabupaten Lumajang yang dihadiri oleh Rusmanudin Syahri, S.OR dan Fitron Kurniansyah, S.Pd sebagai Tim Instruktur Kebugaran yang  dalam hal ini membantu teknis pelaksanaan tes kebugaran calon jamaah haji dan sosialisasi peregangan/stretching di dalam pesawat.

 
SOSIALISASI TENTANG TES KEBUGARAN CJH

Sebelum melaksanakan Tes Kebugaran Jantung paru /Vo2Max, dilakukan pemeriksaan DN1, Pemanasan/Stretching, baru kemudian Tes Lari 1,6 Km yang dilakukan di luar halaman Gor Magetan, sedangkan Tes Jalan 6 Menit dilakukan di dalam Gor.
Alhamdulillah kegiatan ini  berjalan dengan lancar, semoga kerjasama antar intitusi ini meningkatkan dan mensukseskan program kesehatan olahraga di seluruh Indonesia.

ATLIT SDN 1 ROWOKANGKUNG SIAP MENUJU BUGAR

ATLIT SDN 1 ROWOKANGKUNG SIAP MENUJU BUGAR


DOK. BKOR-PIPPM


Berbicara mengenai kebugaran jasmani, maka persepsinya adalah badan yang sehat dan bugar. Banyak cara yang dapat ditempuh untuk mendapatkan, salah satu diantaranya adalah dengan berolahraga. Oleh karena itu olahraga dapat dijadikan sebagai bagian dari kehidupan, sehingga tidak salah apabila orang mengatakan jangan harap kondisi fisik menjadi optimal dan tetap segar jika tubuh tidak aktif bergerak. Fisik yang tidak aktif bergerak akan merangsang tubuhnya menjadi hipokinetik. Salah satu item tes fisik yang biasanya selalu digunakan adalah tes kebugaran. Kebugaran merupakan unsur kondisi fisik umum yang harus dimiliki oleh setiap atlet dalam cabang olahraga. Jika kebugaran seorang atlet bagus,maka atlet tersebut tidak akan mudah lelah dalam menjalankan latihan atau pun dalam
pertandingan.


DOK. BKOR-PIPPM
Coach Rasyid adalah pelatih atlit SDN 1 Rowokangkung menyadari betapa pentingnya faktor kebugaran atlit, sehingga perlu diadakan pengukuran kebugaran bagi atlitnya, guna mencapai level kondisi fisik dan mental yang prima ( Sehat dan Bugar ), yang dilaksanakan pada tanggal 20 Maret 2017, dalam hal ini bekerja sama dengan BKOR-PIPPM Lumajang sebagai pelaksana tes kebugaran. Dengan jumlah atlit 30 anak, masing masing termasuk Atlit Renang, Voli, dan Panahan.




DOK. BKOR-PIPPM

Tes Kebugaran Atlit tingkat Sekolah Dasar mencakup:

  1. Pemeriksaan fisik medis (Tekanan     Darah)
  2. Pemeriksaan BB, TB, LP (Indeks     Masa Tubuh)
  3. Tes Kekuatan Otot Sit Up
  4. Tes Kelenturan
  5. Tes Kebugaran Jantung Paru /Vo2Max Rockport Lari 1000m.

DOK. BKOR-PIPPM
Alhamdulillah dengan terjalinnya kerja sama dengan kedua institusi ini, semoga dapat meningkatkan kualitas Atlit Kabupaten Lumajang, sehingga bisa lebih berprestasi lagi di berbagai kompetisi olahraga.